anestia’s note

Standar

Dear you,,
Pesan ini ud aku tulis beberapa kali, tapi aku apus lagi, takut gak sesuai dengan apa yg terjadi.

Aku bukan cenayang, apalagi tuhan, aq gak tau apa yg kamu pikirin. Tapi berdasarkan pengalaman selama ini, aku merupakan salah satu hal yg menyebabkan dilema yg kamu rasakan saat ini.

Kamu gak usah khawatir, gak usah merasa dirimu adalah orang yg jahat, apapun keputusan kamu terhadap aku, insyaallah bisa aku terima. Mungkin akan sakit, but heyy,,, pain is my middle name,, hehe,,

Sudah cukup banyak variasi atas rasa sakit, mulai dari yg biasa2 aja, sampe yg sakit banget sampe rasanya mau mati aja (sinetron banget ya? :D). But true,,I’ve felt all that pain. I think, pain is my best friend now.

This love life is suck. saat ini pun masih merasa lelah yg teramat sangat dalam mencari yang kata orang “true love”. Kadang pengen nyerah ajah🙂 #pandangan mata menerawang.

Sama seperti kamu, masa lalu masih sangat membayang2i hidup aku. Bagaimanapun juga masa lalu itulah yg menjadikan aku sekarang, there’s nothing I can regret.

Makin bingung? Istikharah dong. Bukannya sok ngajarin. Tapi ketika kita mencari jawaban, cuma Yang Maha Tahu yg punya jawabannya. Pasrahkan aja lillahi ta’ala.. Biar tangan Allah yg menggerakkan hati.

Dear you,
Gak usah merasa terbebani atas semua yg pernah aq bilang, atau keluarga saya harapkan. Hidup memang mengenai pilihan.

Hidup terlalu singkat untuk sekedar digalaukan. Nikmati, jangan sampe menyesal, karena seperti yg tercantum dalam al Hadist, “sejauh2nya perkara adalah masa lalu.” Jadi apapun yg sudah terjadi, kita ambil hikmahnya ajah.🙂

NB: aku harap sih kamu mau cerita sm aku, supaya jelas duduk permasalahannya. N mudah2an bisa menjadi solusi atas dilema yg dirasakan.

Dedicated R.A🙂

Posted with WordPress for BlackBerry.

Standar

Dear R….

Lega rasanya semuanya tlah terungkapkan, ada beban yang menguap.

Namun ada hati yang menghampa setelahnya.

Sepertinya mengatakan apa yang aku rasakan adalah sama saja membiarkan kamu pergi.

Seharusnya kau membiarkan rasa itu tersimpan dan tak terkatakan..

 

 

 

 

 

 

 

i found hope when i’m let down

Standar

Hmm..
Pas gw sakit, gw jatuh, gw bisa rasain dan liat siapa aja yang peduli, yang tetap tinggal di sisi gw..

Dulu, semua yang menamai diri mereka sahabat slalu ada di saat-saat bahagia. Pada suatu ketika gw jatuh dan hancur, mereka yang berlabel sahabat itu serentak melangkah pergi..
Saat itulah mengerti, bahwa ketulusan dan pengertian ternyata gak cukup, gw mesti jadi orang kaya untuk sejajar dengan mereka..

Gw jadi menuTup diri, dan gak percaya sama orang, sampai pada akhirnya gw menemukan orang-orang yang tulus sayang sama gw, dan gw gak perlu jadi siapapun untuk diterima.. Gw cukup menjadi diri gw sendiri..

Bahkan saat jarak memisahkan kami, yang namanya sahabat tetap ada..

Emang ga selalu keliatan.. Ga selalu ada disisi, tapi di hati selalu ada..

Coba deh, ketika lo bahagia dan kaya.. Lo dikelilingi banyak orang yang mengaku menyayangi dan menyukai lo bahkan menyanjung-nyanjung lo..

Tapi begitu lo melarat, jatuh, apa mereka tetap dengan sayangnya itu? Apa mereka tetap bisa menyanjung lo? Bisa jadi gak ada satu pun yang tetap tinggal di sisi lo..

Jadi pada saat kita jatuh, kita bisa merenung.. Bukan berarti membenci.. Seperti kemarin lalu seorang ada seseorang yang dulu pergi, tapi melihat gw mulai bangkit, dia menghampiri, gw berusaha menepis semua luka yang udah lalu dan coba berhubungan baik, tapi gw mencium gelagat asas manfaat lagi dan kemunafikan jadi gw berlalu aja..

Pengen ngomong sih “gak perlu pake kata-kata sayang ato darling deh sama gw, gw udah gatel dengernya! Dan gak perlu sok care ke gw.. Gw udah tau bulus lo” tapi yaudahlah ya males juga.. Jadi gw sok sibuk ajah aye2 dia akhirnya mundur!

Dan kadang ni yah, pas kita jatuh.. Muncul orang-orang yang di duga.. Yang emang tulus dan peduli.. Padahal saat kita di atas, mereka luput dari ingatan kita..

Jadi, intinya sekarang gw bisa tau siapa yang care sama gw atau yang pura-pura aja.. Karena waktu menyeleksi semua itu🙂

Rasanya seperti menemukan harapan lagi ketika terjatuh.. Bersama orang-orang yang tulus, gw pun bisa lebih tulus.

Posted with WordPress for BlackBerry.

dear R..

Standar

Beberapa minggu yang lalu aku pernah bilang

“dear R, ada yang biLang jatuh cinta & patah hati itu anugerah.. Dan sekarang aku merasakan keduanya bersamaan, kepadamu”

Mungkin benar aku patah hati kepadamu.. Tapi apakah benar yang kurasakan itu cinta? Sekarang aku meragukan semuanya.. Dari awal aku menyukaimu.. Dan sepertinya rasa suka itu adalah rasa kagum.. Kagum akan kata-katamu yang menyamankan gundahku.. Kagum dengan rasa sayangmu kepada Lomi & baby owl, seperti aku menyayangi Vino, Maurin, BoNi, Miko, dan kucing2ku yang mungkin sudaH 30 ekor.. Kagum cara kamu menciptakan irama di lirik2 lagu yang aku cintai.. Apa kekagumanku itu bisa jadi disebut cinta?

Aku rasa belum.. Aku menyadarinya sekarang.. Rasa yang aku miliki belum tepat disebut cinta.. Ini hanya kekagumanku.. Terkadang memang aku sangat menginginkanmu, menghabiskan waktu dengan Lomi, membeli baby owl lagi, melihat kucing2ku bertambah banyak lagi atau berkurang malah, menatap kau termenung merangkai sajak indah untukku kemudian mengubahnya dalam lagu.. Aku benar-benar menginkinnya, R!

Sebenarnya Tuhan bisa saja tidak membuatku patah hati & memberikan kau untukku, tapi kau mungkin bukan yang aku buTuhkan untuk menghabiskan sisa nafasku dalam duka & suka, bukan orang yang aku buTuhkan untuk menjadi tua bersama..
Makanya Tuhan memberiku patah hati.. Agar aku tersadar,, agar aku berpikir, sudah tepatkah kekagumanku menjadi cinta? Rasa yang tak terhapus masa.. Jika tak bisa maka ini bukan cinta dan artinya aku harus beranjak dari lamunanku..

Terima kasih R, atas waktu yang singkat yang kau sisihkan untuk seDikit mewarnai hari-hari pencarianku.. Terima kasih telah membuatku patah hati dengan cara tersantun, semoga kau berbahagia🙂

•pagi di januari biru 25,2012, u Langit🙂

Posted with WordPress for BlackBerry.

untittled

Standar

Tak pernah terpikir olehku
Untuk memiliki rasa ini…
Semuanya terjadi begitu saja
Dan tiba-tiba kau menjadi indah bagiku

Raut wajah yang selalu ingin ku curi dari sela waktu kemudian ku simpan dalam ingatan
Membuat hati ini berdegup tak berirama
Saat tatapan itu menangkap tingkahku
Ku hanya mampu terdiam.
Dan ketika kau lengah, ku curi lagi raut wajah itu kemudian menyimpannya di ingatan

Kini waktu itu berlalu
Tak dapat lagi ku curi waktu
Untuk menatap wajahmu meski dari sela bayangan
Karna kau telah jauh di sana
Dimilikinya…

•langitbiru, january 21, 2012

 

 

Posted with WordPress for BlackBerry.

 

 

Rasa yang Tersembunyi

Standar

lelahku menahan rindu

dari rasa yang tersembunyi

yang diam-diam mencintainya, perlahan

mengkhayalkannya dari kejauhan

memberi irama dalam hatiku

tawa dan tangis yang bersenyawa

menari dibasuh rinai hujan

memeluk dingin mimpi-mimpi

dalam lagu yang mengharu

lalu aku hanya mampu terdiam

berdiri di sudut malam

memenjarakan segala rasa dalam gelapnya…..

 

 

 

 

 

 

 

-januari biru untuk sang langit